Minggu, 02 April 2017

pemilihan benih dan perawatan udang vanname

pemilihan benihnya dipilih dengan selektif dan sama besranya antara udang, agar saat pemeliharaan serta pernyebaran udang nantinya bisa tumbuh dengan baik serta seragam.
mungkin adayang banyak menanyakan bagai mana cara memilih kualitas bibit udang vanname.

caranya kualitas Hibrida harus memiliki karakteristik, yakni tidak adanya luka terhadapnya badannya, mampu berenang menghadapi arus, memiliki tubuh transparan serta usus mampu terlihat, serta bentuk serta ukurannya seragam. bibit dengan kriteria tersebut bisa di peroleh dari pembudidaya bibit udang vaname yang sudah berpengalaman.

metode pemeliharaan serta pengembangbiakan untuk udang vaname ini lain hal dengan jenis udang windu, yang mana saat penebaran benihnya pada pagi hari. sedangkan bibit udang vanname penebaran benihnya pada siang hari.

sebelum melakukan penebaran bibit, perlu adanya adaptasi atau aklimatisasi yang disebut juga penyesueian diri. metode untuk menyesuekan diri ialah dengan memasukkan bibit udang ke dalam plastik transparan yang sudah diisi dengan air tambak, setelah itu diapungkan di dalam tambak sepanjang kurang lebih 15-30 menit.

sesudah sistem aklimatisasi selesai, kantung plastik yang tadi mengapung kemudian dibuka, setelah itu perlahan tebarkan bibit udang ke tambak yang sudah dipersiapkan. untuk kapasitas benihnya berisi kurang lebih sekitar 10 ekor/m2.

untuk vase pemeliharaan udang vaname dilakukan sistem awal penebaran, kurang lebih sepanjang 5 hari pertama, udang tersebut tak perlu adanya pakan. sesudah itu perawatan intensif,  kau baru mampu diberikan dengan pelet yang memmemilikii status protein sejumlah 30 % dari kadanyar pakan tersebut.

untuk pemberian pakannya,  kau mampu memperlihatkannya kurang lebih sejumlah 3-4 x dalam satu hari.

masa panen udang vaname sudah mampu diusahakan saat si udang sudah berusia 4-5 bulan. butuh diingat juga, 2-3 hari sebelum sistem pemanenan sesegera mungkin juga diusahakan pengapuran terhadapnya tambak dengan dosis 50-70 kg/ha. agar udang tidak melakukan sistem molting, yakni regenerasi kulit. buat beratnya, udang biasanya dengan bobot 1 kg yang berisi 40-50 udang.

saat sistem pemanenannya pun tak mampu sembarangan begitu saja. sistem panen sesegera mungkin diusahakan saat malam hari berpribadi, agar mengjauhi cahaya matahari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar