bentuk sirip
sirip punggung (dorsal)
sirip punggung single tail
berbagai macam bentuk dapat diterima,
baik setengah bundar, seperempat bundar maupu mirip segiempat, yang penting
dapat memberikan lebar serta volume siripnya. bentuk segitiga tidak dapat diterima.
mirip halnya sirip-sirip lainnya, lebar serta volumenya sangat penting sebab
yang dicari artinya sirip yang lebarnya paling maksimal. pandangan barualnya,
antara sirip punggung (dorsal) dan sirip
ekor (caudal) terlihat overlap atau tumpang tindih sesampai terlihat mirip
tergabung, meskipun secara fisik tidak tersambung. tulang pertama yang dekat
dengan kepala harus seimbang dengan tulang lainnya dan tidak terlihat memendek.
sirip punggung double tail
dengan sirip punggung (dorsal) pada
cupang double tail seharushnya lebih lebar daripada cupang single tail. sirip
punggung double tail yang baik akan terlihat mirip bayangan dari sirip ekornya,sesampai
tampak simetris.
sirip ekor (caudal)
pada single tail, bentuk sirip ekoryang
baik artinya setengah bundar dengan bukaan 180 derajat. melalui perkawinan yang
selektif, puncak tulang, perawatan, dan perkondisian, bukaan sirip mirip ini
merupakan pilihan yang baik untuk diternakkan. kadang-kadang dalam satu kelas
tidak memiliki sirip ekor (caudal) yang baik, tetapi kalau terjadi hal tersebut
juaranya dipilih dari cupang yang terlihat lebih simetris dan bukaanya tidak
menjsaudara termudaan dia lebih baik atau lebih jelek dibandingkan dengan
cupang yang memiliki bukaan 180 derajat.
semua sirip ekor termasuk pada cupang
double tail harus memiliki tulang yang tersebar merata di bagian atas dan bawah
dari garis tengah ikan. bentuk caudal yang proporsional lebih baik dibandingkan
dengan sirip yang lebih panjang. sirip ekor double tail harus memiliki volume
caudal yang sama dan tersebar merata antara bagian atas dan bawah dari garis
tengah. kedua sirip ekor tersebut mampu saja overlap, tetapi tetap terpisah
sampai pangkal ekor. setengah bundar merupakan bentuk yang pandangan barual untuk
kedua sirip ekor tersebut.
sirip bawah (anal)
secara keinginan sirip bawah memiliki
bentuk segi empat. namun pandangan barualnya, bentuk sirip bawah artinya
trapesium dengan bagian dkeinginanrnya berukuran lebih pendek. dengan kata
lain, bagian ujung sirip ini lebih lebar dari bagian dkeinginanrnya. ujung
depan dan belakang seharusnya tidak membentuk mirip segitiga. sirip bawah yang
penuh dan berisi sangat dikehendaki. pandangan barualnya, sirip bawah tumpang
tindih dengan sirip ekor tetapi tidak menyatu. sirip bawah yang berbentuk
segitiga merupakan kesalahan, demikian juga sirip bawah yang berukuran sangat
panjang (1,5 sampai 2 kali dari lebar sirip bawah). sirip bawah seharusnya
tidak melebihi ujung bawah dari sirip ekor.
sirip dasi (ventral)
bentuknya hampir serupa dengan sebuah
belati. bagian depannya sedikit melengkung ke belakang dan ujungnya meruncing.
sirip dasi seharusnya memiliki panjang yang sama dan tidak bersilangan, serupa,
tidak boleh terlalu pendek, serta tidak juga terlalu panjang dan tipis. sirip
yang penuh sangat penting. sirip dasi betina terlihat lebih pendek dari
proporsi badannya.
sirip dayung (pectoral)
sirip dayung sangat penting untuk
berenang, menjaga keseimbangan dan mempercepat gerakan. pandangan barualnya,
ukuran sirip dayung lebih lebar dan panjang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar